Menu
Results for "Makanan sehat"
Berbagai Jenis Makanan Di Indonesia

Jajanan jadul murah meriah, Martabak Mini Rp 500

Siapa yang tidak suka martabak? Kenalannya banyak, penjualnya mudah ditemui di berbagai tempat, baik martabak manis maupun martabak telur. Harganya bervariasi, biasanya mulai dari Rp. 20.000 untuk ratusan ribu rupiah.


Ternyata masih ada martabak manis yang harganya lebih murah. Ukurannya mini karena itu biasa disebut martabak mini. Martabak jenis ini saat ini umumnya dijual dengan harga Rp. 5 peri. Tapi, ada juga yang menjualnya dengan harga Rp. 500. Informasi ini diketahui melalui video yang diunggah foodies dengan akun Instagram @nantikitakanini. Pada pengundian 3 Agustus 2021, ada pedagang tambang martabak yang menawarkan Rp500 per buah.

Rasa Tidak Kalah Dengan MARKOBAR

Martabak mini ini disebut juga martabak jadul karena sudah banyak dijual terutama di sekolah-sekolah. Tampilan martabak mini ini sangat berbeda dengan martabak manis pada umumnya yang kental dengan isian yang melimpah. Martabak mini ini terlihat lebih cerah warnanya dan dipotong kecil-kecil. Satu potong kecil bisa kamu beli dengan harga Rp. 500. Penjualnya tidak menggunakan gerobak, melainkan sebuah tiang yang sudah jarang ditemukan saat ini.

Sangat Higienis

Martabak dengan potongan kecil-kecil tersusun rapi dalam wadah plastik. Martabak mini ini sepertinya juga tidak memiliki mil di dalamnya. Saat disajikan, penjual memasukkannya terlebih dahulu ke dalam plastik berisi gula halus.

Cara Penyajian Martabak Mini

Sekilas cara penyajiannya seperti donat kampung. Namun bedanya, martabak mini ini juga menambahkan rasa coklat dan margarin yang kental dan manis pada potongan martabaknya. "Siapa yang suka membeli ini? Siapa namamu di daerahmu?" Dia menulis kata-kata tentang pendakian. Selain martabak manis, martabak telur juga sangat digemari. Makanan ini biasanya kulitnya renyah dan rasanya seperti telur dan campuran daging suci.


Tentu saja kulit martabak dengan telur menjadi satu kesatuan. Namun, seorang wanita mencoba membeli kulit telur tanpa cangkang karena dia tidak bisa makan tepung. Pengalaman ini dibagikan melalui akun TikTok @bellaandgerry yang diunggah pada 3 Agustus 2021.

Jajanan jadul murah meriah, Martabak Mini Rp 500 Siapa yang tidak suka martabak? Kenalannya banyak, penjualnya mudah ditemui di berbagai tem...
Dewa Tanah Kamis, 12 Agustus 2021
Berbagai Jenis Makanan Di Indonesia

Mie Aceh, Perpaduan Kuliner Beragam Budaya



Aceh juga merupakan salah satu daerah istimewa selain Yogyakarta untuk mendapatkan kewenangan khusus yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. Selain istimewa dari segi politik dan pemerintahan, hal lain yang istimewa dari kota dengan julukan Serambi Mekah ini adalah kulinernya yang unik. Sebut saja salah satunya adalah Mie Aceh.

Manfaat Mie Aceh

Aceh ternyata punya segudang kuliner favorit selain keindahan alam dan nuansa islaminya. Tidak lengkap rasanya jika sahabat GNFI berkunjung ke Aceh tanpa mencicipi mie khas Aceh. Mie Aceh adalah masakan khas Aceh yang dibuat dengan kuah kari yang kental. Cita rasa yang disajikan oleh Mie Aceh menggugah selera setiap orang yang mencicipinya.

Pembuatan Mie Aceh

Jika kuliner mie umumnya hanya menggunakan daging ayam sebagai pelengkap saja, berbeda dengan Mie Aceh yang memadukan daging sapi, kambing, bahkan olahan seafood seperti cumi dan udang. Soal rasa, sobat GNFI pasti akan ketagihan dengan kuah gulai dengan aroma khas rempah-rempah Aceh seperti cabai rawit, merica, kunyit, jinten, kapulaga, dan lain sebagainya. Sementara itu, Sahabat GNFI akan menikmati rasa pedas dan basah saat Mie Aceh dengan kuah kari yang kental terasa di ujung lidahnya.

Asal Usul Mie Aceh

Menilik kembali sejarah Mie Aceh, ternyata kuliner khas Serambi Mekah tidak lepas dari pengaruh budaya lokal Aceh sendiri dan budaya asing di masa lalu. Dahulu, Aceh dikenal sebagai daerah pintu masuk dan keluar serta pelabuhan utama di Sumatera dan sekitarnya.

Perpaduan kuah kari yang kental dan bumbu yang kuat pada Mie Aceh dipengaruhi oleh masakan India, sedangkan bahan dasar Mie Aceh yaitu ‘mie’ sendiri merupakan masakan khas China, sehingga penambahan daging kambing atau sapi merupakan pengaruh dari Islami. nilai dan budaya yang dibawa oleh Aceh. Untuk daging hewan laut seperti cumi dan udang merupakan tambahan makanan karena secara geografis Aceh dikelilingi oleh lautan seperti Selat Malaka. Perpaduan budaya tersebut akhirnya melahirkan Mie Aceh sebagai kuliner khas ibu kota Banda Aceh.

Mie Aceh, Perpaduan Kuliner Beragam Budaya Aceh juga merupakan salah satu daerah istimewa selain Yogyakarta untuk mendapatkan kewenangan khu...
Dewa Tanah